DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Warga Desa Salaman, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, antusias memanfaatkan pasar murah yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Tala, Kamis (22/10/2026).

Sejak kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 Wita di halaman Kantor Desa Salaman, warga berdatangan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok, mulai beras, minyak goreng, gula pasir hingga bahan pangan lainnya. Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga di pasaran umum.

Kehadiran pasar murah ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.

Desa Salaman merupakan permukiman yang berada cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Tanah Laut. Dari jalan raya jalur Pelaihari-Kintap, warga masih harus menempuh perjalanan belasan kilometer untuk mencapai permukiman desa tersebut.

Akses menuju desa itu juga belum sepenuhnya nyaman. Meski sebagian jalan di kawasan permukiman telah selesai diaspal beberapa bulan lalu, ruas jalan dari jalan raya menuju permukiman masih ditemukan berlubang.

Kondisi geografis dan akses tersebut membuat kehadiran pasar murah di desa menjadi penting, karena masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau tanpa harus selalu berbelanja ke pusat kota.

Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Tala, Edi Haryadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus menyemarakkan Hari Pangan Sedunia melalui Gerakan Pangan Murah.

“Pasar murah ini dilaksanakan dalam rangka Hari Pangan Sedunia melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Edi.

Pelaksanaannya melibatkan sejumlah perangkat daerah, yakni Diskumdag, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun), Bagian Perekonomian, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mendukung upaya menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Edi menambahkan, kegiatan serupa kembali dijadwalkan pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di eks Terminal Tanah Abang, kawasan Jalan Kemakmuran, Kota Pelaihari.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui pasar murah yang menjangkau wilayah desa hingga perkotaan, upaya pengendalian inflasi diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat perdagangan.

(derapwaktu.com/roy)