DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor, Honda Scoopy dan Honda Vario, terjadi di Jalan Atu-Atu, Desa Atu-Atu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Senin (2/11/2026) malam.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.48 Wita itu mengakibatkan satu orang meninggal. Korban berinisial FA (50), warga Kecamatan Bumi Makmur, yang merupakan pengendara Honda Scoopy.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, FA sempat mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit H. Boejasin (RSHB) Pelaihari. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka serius yang dialaminya.
Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar. Rekaman kamera pengawas (CCTV) milik salah satu rumah warga memperlihatkan dua orang tergeletak di badan jalan setelah tabrakan terjadi.
Satu korban berada di tengah jalan, sementara seorang lainnya tergeletak di tepi jalan beraspal.
Seorang saksi mata, Ahmad (35), warga Kecamatan Bajuin, mengaku awalnya hanya berniat berhenti sejenak karena melihat kerumunan warga saat melintas dalam perjalanan pulang dari tempat kerja.
Namun, ia terkejut ketika melihat dua orang laki-laki tergeletak di jalan.
"Saya mau pulang dari tempat kerja. Saat melintas, banyak warga berkerumun sehingga saya penasaran dan berhenti sebentar untuk melihat apa yang terjadi," ungkap Ahmad.
"Saya kaget, ternyata ada seorang laki-laki tergeletak di tengah jalan dan satu orang lainnya di pinggir jalan. Setelah mengetahui ada kecelakaan, saya langsung menghubungi kawan-kawan relawan agar ambulans segera datang ke lokasi," lanjutnya.
Tak berselang lama, sejumlah unit ambulans dari PMI dan Public Rescue 911 tiba di lokasi kejadian. Petugas bersama relawan kemudian bergerak cepat mengevakuasi kedua korban menuju IGD RSHB Pelaihari untuk mendapatkan pertolongan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, FA mengalami luka serius pada bagian kepala. Sementara pengendara Honda Vario juga mengalami luka-luka dan turut mendapatkan penanganan medis.
Di sisi lain, anggota piket Penegakan Hukum (Gakkum) Laka Satlantas Polres Tanah Laut mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Petugas melakukan pendataan, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, kronologi lengkap dan penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara Scoopy tersebut masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Laka Satlantas Polres Tanah Laut.
(derapwaktu.com/abdul hadi)
Komentar (0)