DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), berhasil menembus enam besar Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Capaian tersebut dibuktikan dengan kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Provinsi Kalsel yang melakukan penilaian langsung terhadap implementasi program di desa tersebut, Jumat (26/6/2026).
Verifikasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan berbagai program yang tertuang dalam dokumen administrasi benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Tim Verifikasi Lapangan PAAREDI Provinsi Kalimantan Selatan, Nazifah, mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari seleksi administrasi yang sebelumnya telah dilaksanakan.
"Kami ingin melihat secara langsung bagaimana program PAAREDI dijalankan, mulai dari administrasi, inovasi, partisipasi masyarakat hingga manfaat yang benar-benar dirasakan warga," katanya.
Ia menjelaskan, dari sekitar sepuluh profil desa yang diajukan kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, hanya enam desa yang lolos hingga tahap verifikasi lapangan, termasuk Desa Bumi Jaya.
Menurut Nazifah, keberhasilan program tidak hanya diukur dari prestasi lomba, melainkan sejauh mana program mampu memperbaiki pola pengasuhan anak dan remaja secara berkelanjutan.
"Yang paling penting bukan sekadar menjadi juara, tetapi bagaimana program ini mampu membentuk pola asuh yang baik sehingga berdampak positif terhadap tumbuh kembang anak dan remaja," ujarnya.
Ia berharap berbagai inovasi yang dikembangkan Desa Bumi Jaya dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Camat Pelaihari, Fajar Tri Atmaja, mengatakan tantangan pengasuhan anak pada era digital semakin besar sehingga memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, orang tua tidak hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar anak, tetapi juga membimbing mereka agar memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, dan mampu menyikapi perkembangan teknologi secara bijaksana.
Warga Kelurahan Pelaihari, Maisarah, mengaku turut bangga karena Desa Bumi Jaya mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanah Laut di tingkat provinsi.
"Program seperti ini sangat penting. Semoga Desa Bumi Jaya berhasil meraih hasil terbaik dan ilmunya bisa diterapkan di desa maupun kelurahan lain agar anak-anak kita semakin terlindungi dari dampak negatif dunia digital," ujarnya.
Hal senada disampaikan Fitriadi Noor, warga Kecamatan Bati-Bati. Ia menilai penguatan pola asuh keluarga menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
"Semoga pemerintah terus memberikan edukasi kepada para orang tua. Kalau keluarga kuat, anak-anak juga akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan," katanya.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)