DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Pelaihari–Pantai Batakan, Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Selasa (24/6/2026) malam, diduga melibatkan sebuah mobil.

Penhemudi mobil itu ditengarai  langsung meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan korban--pengendara roda dua--terkapar tak begerak lagi di aspal setempat.

Sebelumya sempat beredar kabar yang menyebut insiden itu merupakan kecelakan tunggal.

Kepala Desa Sungai Riam, Sofyan Budianto ketika dihubungi mengatakan berdasar  kondisi di TKP (tempat kejadian perkara) serta benda yang ditemukan, mengindikasikan keterlibatan sebuah mobil pada kejadian laka tersebut. 

Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan pecahan spion mobil di sekitar tempat kejadian perkara

"Di lokasi ada pecahan spion mobil. Informasi yang kami terima memang korban bertabrakan dengan mobil," ujar Sofyan.

Kecelakaan tersebu terjadi di wilayah RT 1 Dusun I Desa Sungai Riam sekitar pukul 19.00 Wita. 

Korban diketahui merupakan pria berinisial MRS. warga Kecamatan Jorong yang sehari-hari bekerja di Desa Sungai Riam. Korban masih muda, baru berusia 18 tahun.

Menurut informasi yang dihimpun pemerintah desa dari warga sekitar, benturan diduga terjadi sangat keras antara kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

"Informasinya semacam adu banteng atau benturan keras dari dua arah yang berlawanan," katanya.

Sofyan menjelaskan, saat kejadian mobil bergerak dari arah Pantai Batakan menuju Pelaihari. Sementara korban yang mengendarai sepeda motor bergerak dari arah Pelaihari menuju Sungai Riam.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan kemudian dinyatakan meninggal setelah dievakuasi ke rumah sakit di Kota Pelaihari. 

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga setempat. Selain karena lokasi kejadian berada di jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Batakan, korban juga dikenal sebagai pekerja yang selama ini beraktivitas di Desa Sungai Riam.

Kasus kecelakaan maut tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Laut. 

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian sekaligus menelusuri kendaraan yang diduga terlibat dalam tabrakan tersebut.

(derapwaktu.com/dw1)