DERAPWAKTU.COMPELAIHARI – Tiga hari setelah insiden kebakaran mobil minibus di SPBU Almanar Pelaihari, misteri keberadaan tangki modifikasi berukuran besar di bagian bagasi kendaraan itu masih belum terungkap.

Pihak Polres  Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mengakui penyelidikan terkait fungsi tangki tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal.

Hal ini lantaran pengemudi mobil yang menjadi korban dalam insiden itu masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kapolres Tanahlaut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kasat Reskrim AKP Cahya Prasada Tuhuteru, Senin (15/6/2026), mengatakan penyidik hingga kini belum memungkinkan menggali keterangan langsung dari sopir yang merupakan pihak paling mengetahui kondisi kendaraan sebelum kebakaran terjadi.

"Orangnya masih di rumah sakit. Jadi, anggota saya belum memungkinkan untuk menggali informasi dari sopir tersebut," kata Cahya.

Menurutnya, keterangan dari sopir menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran maupun fungsi tangki yang ditemukan di dalam kendaraan tersebut.


Jadi Perbincangan Warganet

Temuan tangki modifikasi itu sebelumnya langsung menyedot perhatian publik sesaat setelah api berhasil dipadamkan pada Jumat (12/6/2026) siang.

Foto dan video kondisi kendaraan yang hangus terbakar beredar luas di media sosial serta grup percakapan warga Tanah Laut. 

Pantauan di lokasi, saat itu, nemang terlihat adanya tangki berukuran cukup besar di bagian belakang kendaraan.

Keberadaan tangki tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat karena bentuknya menyerupai wadah penyimpanan bahan bakar minyak (BBM).

Tak sedikit warganet yang mempertanyakan fungsi tangki tersebut dan mengaitkannya dengan dugaan aktivitas pengangkutan BBM. 

Namun hingga kini seluruh dugaan itu masih sebatas spekulasi yang belum dapat dibuktikan.


Polisi Tunggu Keterangan Sopir

Cahya menegaskan polisi belum mengambil kesimpulan apa pun terkait temuan tangki modifikasi tersebut. 

Penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi dan akan meminta keterangan dari sopir setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.

"Kami masih melakukan pendalaman. Nanti setelah yang bersangkutan bisa dimintai keterangan, tentu akan kami dalami lebih lanjut," ujarnya.

Polisi juga belum menyimpulkan apakah keberadaan tangki tersebut memiliki keterkaitan dengan penyebab kebakaran yang menghanguskan mobil di area SPBU Almanar tersebut.

Seperti diketahui, kebakaran mobil jenis Daihatsu Sigra warna putih itu sempat menggegerkan warga karena terjadi hanya sekitar 10 meter dari pompa BBM. 

Beruntung petugas gabungan dari Damkar Tala, BPBD Tala, relawan emergency dan kepolisian berhasil memadamkan api sebelum merembet ke fasilitas pengisian bahan bakar.

(derapwaktu.com/dw1)