DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Wajah Kota Pelaihari kini tampak berbeda saat malam hari. Ruas Jalan Pancasila yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat berubah menjadi kawasan yang terang benderang setelah dipasangi lampu penerangan jalan umum (PJU) baru berornamen khas Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Deretan lampu LED yang berdiri di median jalan membuat suasana malam di jantung ibu kota Kabupaten Tanah Laut semakin hidup.
Kawasan sekitar Taman Kijang Kencana (Lapangan Tugu) yang selama ini menjadi tempat favorit warga berkumpul kini terlihat lebih ramai karena pencahayaan yang jauh lebih terang dibanding sebelumnya.
Pantauan di lapangan, banyak warga memanfaatkan kawasan tersebut untuk bersantai hingga sekadar menikmati suasana malam bersama keluarga dan teman-teman.
Cahaya lampu yang memancar dari sepanjang Jalan Pancasila menciptakan suasana yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
"Kalau sekarang malam hari jadi lebih enak duduk-duduk di sekitar Lapangan Tugu. Terangnya merata dan suasananya juga terasa lebih hidup. Kami senang melihat kota semakin cantik," ujar warga Pelaihari, Nur Aini, Kamis (18/6/2026).
Senada, warga lainnya, Muhammad Rasyid, mengatakan keberadaan lampu baru membuat pusat kota terasa lebih modern dan menarik.
"Sekarang jauh lebih terang lagi dari sebelumnya, keren banget. Anak-anak juga senang bermain di sekitar taman. Ini jadi tempat berkumpul yang nyaman bagi warga," katanya.
Tak hanya mempercantik Jalan Pancasila sepanjang sekitar 400 meter, pemasangan lampu dekoratif juga mulai dilakukan di median Jalan Ahmad Yani.
Di ruas jalan protokol ini setidaknya area yang telah terpasangi PjU baru yakni mulai dari simpang Tugu PKK hingga makodim 1009/Tanah Laut.
Meski baru sebagian terpasang, keberadaannya sudah mulai mengubah wajah kawasan jalan protokol di Kota Pelaihari.
Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan Tanah Laut, Diansyah, mengatakan pemasangan lampu tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercantik kawasan perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas penerangan jalan.
Menurutnya, seluruh lampu menggunakan teknologi LED 90 watt yang hemat energi dan dipasang pada tiang setinggi sekitar sembilan meter.
"Ornamennya berupa dua figur Kijang Emas dan tameng bermotif ukiran daerah sebagai identitas khas Tanah Laut," jelasnya.
Ia menambahkan pemasangan dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.
Keberadaan lampu-lampu dekoratif tersebut kini menjadi daya tarik baru di pusat Kota Pelaihari.
Selain memperindah wajah kota, pencahayaan yang lebih baik juga memberikan rasa nyaman bagi warga yang beraktivitas pada malam hari.
Meski demikian, sejumlah warga berharap program penerangan jalan juga dapat menjangkau ruas jalan lain yang masih minim lampu, seperti Jalan Lingkar Gunung Kayangan yang selama ini kerap dikeluhkan karena kondisi gelap saat malam hari.
Dengan hadirnya PJU baru tersebut, pusat Kota Pelaihari kini tak hanya tampil lebih cantik, tetapi juga semakin hidup sebagai ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
(derpwaktu.com/dw1)
Komentar (0)