DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi petunjuk penting yang mengantarkan polisi mengungkap aksi pencurian di gudang sebuah bengkel di Jalan Pintas Sambangan Nomor 22 RT 03, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan.
Pelaku yang sempat membawa kabur sejumlah suku cadang kendaraan akhirnya dibekuk di kediamannya.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, pelaku berinisial MF alias D berhasil diamankan setelah Unit Reskrim Polsek Pelaihari melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban dan rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Pencurian itu terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.42 Wita. Pelaku diduga masuk ke gudang bengkel dan membawa kabur berbagai komponen kendaraan.
Barang yang hilang meliputi nap roda belakang, cross joint, dua unit aki, satu set pulley, gear, pinion, tengkorak gardan, setang piston, manifold turbo, tiga unit turbo, hingga noken as.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.
"Anggota Unit Reskrim Polsek Pelaihari bersama personel piket menerima informasi mengenai keberadaan terduga pelaku pencurian di sebuah bengkel," kata Jaya, Jumat (24/7/2026).
Berbekal informasi masyarakat, sekitar pukul 20.00 Wita petugas langsung bergerak menuju sebuah rumah di Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin.
Di lokasi itu, polisi berhasil mengamankan MF tanpa perlawanan.
Saat menjalani pemeriksaan awal, MF mengakui telah melakukan pencurian di gudang bengkel milik pelapor.
"Setelah diinterogasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Pelaihari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," jelas Kapolsek.
Selain menangkap pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebuah flashdisk berisi rekaman CCTV dan satu unit sepeda motor Yamaha bernomor polisi DA 3352 CN yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan aksi pencurian.
Kapolsek menambahkan, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun keberadaan barang hasil curian yang belum ditemukan.
Sementara itu, pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. Rahmadi, warga Pelaihari, menilai gerak cepat kepolisian memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha.
"Syukur pelakunya cepat tertangkap. Mudah-mudahan ini membuat masyarakat merasa lebih tenang dan pelaku kejahatan lain berpikir dua kali untuk beraksi," ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Sahruni, warga Pelaihari. Menurutnya, pelaku pencurian harus diproses sesuai hukum yang berlaku agar menimbulkan efek jera.
"Beri hukuman setimpal sesuai perbuatannya agar menjadi pelajaran bagi siapa pun yang berniat melakukan pencurian," katanya.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Pelaihari untuk proses hukum lebih lanjut.
(derapwaktu.com/adh/dw1)
Komentar (0)