DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Warga Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, masih diliputi rasa terkejut atas penemuan seorang pria setempat meninggal di sebuah bangunan sederhana yang masih dalam tahap pembangunan, Minggu (28/6/2026) pagi.
Salah seorang tetangga korban, Naris, warga Dusun II Desa Nusa Indah, mengaku baru mengetahui kabar tersebut sekitar pukul 07.00 Wita.
Saat itu dirinya masih berada di rumah dan sempat tidak mengangkat telepon dari rekannya. Lantaran hari libur, dirinya kebetulan memang masih intin istirahat.
"Saya masih tidur. Pas bangun, saya lihat ada dua panggilan tak terjawab dari teman pukul 06.31 Wita. Pukul 07.00 Wita saya terbangun. Ternyata teman saya itu hendak ngasih info bahwa ada dugaan bunuh diri di dekat rumah," ujarnya.
Tak lama kemudian, kakaknya yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi juga menyampaikan informasi serupa. Mendengar kabar tersebut, Naris langsung menuju tempat kejadian perkara.
"Setelah saya datang, ternyata memang benar. Korban tergantung di bangunan sederhana yang masih sedang dibangun," katanya.
Menurut Naris, bangunan sederhana dengan rangka kayu galam itu rencananya akan dimanfaatkan keluarga korban sebagai tempat usaha pencucian kendaraan.
Ia juga mengenal korban sebagai warga pendatang asal Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, yang telah menetap sekitar lima tahun di Desa Nusa Indah. Selama tinggal di desa tersebut, korban diketahui membuka usaha kecil-kecilan dengan menjual rokok dan kebutuhan pokok di rumahnya yang berada di tepi jalan raya menuju Banjarbaru, arah Cempaka.
"Setahu saya, korban orangnya sehari-hari jualan di rumah. Memang pernah terdengar ada persoalan rumah tangga," tuturnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, aparat Polsek Bati-Bati masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.
Kepolisian juga belum menyampaikan identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya.
Polisi mengimbau masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab peristiwa tersebut.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)