DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi solar subsidi di SPBU AKR di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, memicu kemacetan di ruas Jalan Pelaihari–Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026) sore.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.45 Wita, ratusan meter antrean kendaraan yang didominasi truk mengular di bahu jalan hingga memakan sebagian badan jalan dari arah Banjarmasin.
Kondisi itu membuat arus lalu lintas pun tersendat karena kendaraan keluar-masuk SPBU secara bergantian.
Dampaknya, sejumlah kendaraan umum yang melintas dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari ikut terjebak kemacetan. Termasuk armada Bus Tayo (Trans Banjarbakula).
Sementara itu pada jam tersebut, arus lalu lintas dari arah sebaliknya (dari Pelaihari), masih mengalir lumayan lancar meski juga sempat sejenak mengalami perlambatan.
Laju kendaraan hanya bisa bergerak perlahan selama beberapa menit. Kondisi itu setidaknya berlangsung selama puluhan menit.
Kemacetan diduga dipicu sebagian sopir berebut masuk ke area SPBU untuk mendapatkan solar subsidi. Aktivitas tersebut membuat ruang gerak pengguna jalan lainnya menjadi terbatas.
Keluhan pun bermunculan di media sosial dari warga dan pengguna jalan. Mereka menilai antrean kendaraan di sekitar SPBU tersebut kerap mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama saat pasokan solar subsidi tiba.
"Lumayan lama juga tersendatnya, 15 atau 20-an menit ada lah. Tak ada petugas yang mengatur. Mudahan nanti petugas bisa berkomunikasi dengan pihak SPBU agar tahu jadwal solar tiba," harapnya.
Pengguna jalan lainnya, Misran, juga mengaku sempat tersendat perjalanannya setidaknya selama belasan menit.
Menurutnya, keberadaan petugas sangat diperlukan pada kondisi seperti itu untuk mengatur lalu lintas.
Pihak pengelola SPBU, sebutnya, penting berkomunikasi dengan petugas di wilayah setempat untuk mengantisipasi kemungkinan potensi mengularnya antrean.
Beberapa pengguna jalan juga menghubungi media ini, menginformasikan sekaligus mengeluhkan kemacetan yang terjadi tersebut
Hingga menjelang sore, antrean kendaraan masih terlihat mengular di kedua sisi jalan sekitar SPBU.
Kalangan pengguna jalan berharap ada pengaturan lalu lintas dari pihak berwenang setiap kali pasokan solar subsidi datang agar antrean tidak kembali meluber ke badan jalan dan mengganggu arus kendaraan di jalur utama Pelaihari–Banjarmasin.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)