DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Penghargaan kepada para pemenang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tanah Laut (Tala) mendapat apresiasi dari masyarakat.
Warga berharap momentum tersebut mampu membangkitkan kembali budaya ronda malam dan menghidupkan poskamling secara berkelanjutan, bukan hanya ramai saat ada perlombaan.
Penghargaan diserahkan langsung Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan kepada para juara Lomba Satkamling tingkat Polres Tanah Laut dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Tanah Laut, Rabu kemarin.
Kapolres mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini berperan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda dan Satkamling.
"Lomba Satkamling ini bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi menjadi sarana memotivasi masyarakat agar terus menghidupkan kembali budaya ronda dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan," ucapnya.
Ia menegaskan sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Adapun Juara I diraih Satkamling RT 1B Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari. Juara II diraih Satkamling Dusun I RT 04 RW 01 Desa Asri Mulya, Kecamatan Jorong. Sedangkan Juara III diraih Satkamling RT 12 RW 06 Dusun Wonosari, Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan.
Menurut Kapolres, keberadaan Satkamling merupakan wujud nyata keterlibatan masyarakat dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban.
Melalui sistem keamanan lingkungan yang aktif, masyarakat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi desa-desa lain di Kabupaten Tanah Laut untuk meningkatkan kualitas Satkamling sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan.
Apresiasi juga datang dari warga Pelaihari, Baihaqi Ahmad, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, pemberian penghargaan merupakan langkah positif karena mampu membangkitkan semangat masyarakat mengaktifkan kembali poskamling yang belakangan mulai berkurang.
"Semoga kegiatan seperti itu tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Yang paling penting adalah poskamling benar-benar hidup setiap malam seperti dulu sehingga warga saling peduli dan keamanan lingkungan semakin terjaga," katanya.
Senada, warga Kecamatan Tambang Ulang, Heriansyah, menilai ronda malam merupakan budaya yang memiliki banyak manfaat, bukan hanya mencegah tindak kriminal, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.
"Kalau poskamling aktif, warga jadi lebih akrab, saling mengenal, dan cepat mengetahui kalau ada persoalan di lingkungan. Harapan kami budaya ronda bisa kembali menjadi kebiasaan masyarakat, bukan hanya saat mengikuti lomba," ujarnya.
Melalui penghargaan tersebut, Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, sehingga sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat semakin kuat dan berkelanjutan.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)